LKD Fatayat NU Nusawungu Cilacap Perkuat Kader Perempuan

Diikuti 17 Ranting dan 1 Anak Ranting

NU CILACAP ONLINE – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Nusawungu menyelenggarakan kegiatan Latihan Kader Dasar (LKD); yang diikuti oleh tujuh belas Pimpinan Ranting (PR) dan satu Pimpinan Anak Ranting (PAR). Bertempat di MI Ma’arif NU 04 Banjareja Nusawungu selama satu hari penuh, Ahad (6/3).

Hadir secara langsung dalam pembukaan LKD Ketua Pimpinan Cabang Fatayat NU Cilacap Tun Habibah. Dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan mengapresiasi kepada segenap pengurus Pimpinan Anak Cabang Nusawungu atas terselenggaranya kegiatan LKD ini.

“Hal ini sebagai upaya memberikan pemahaman materi kepada para kader perempuan muda NU Kecamatan Nusawungu. Selanjutnya, para kader ini kedepannya nanti mampu menjadi kader yang militan kader perempuan NU yang berdaya guna,” tegas Tun Habibah.

Ketua MWCNU Nusawungu Kiai Tasno dalam sambutannya memberikan apresiasi yang dalam kepada para peserta Latihan Kader Dasar (LKD). Dia berharap semua peserta dan kader yang sudah mengikuti LKD bisa menjadi penggerak untuk Rantingnya maupun Anak Ranting.

“Para kader kedepannya diharapkan mampu menjadi kader yang militan, dalam menopang perjuangan NU. Apalagi sudah mendapatkan materi dan bekal ilmu dari kegiatan LKD ini. Kader harus siap mendukung dan memberikan kontribusi kepada NU untuk mewujudkan perjuangan kaum Nahdliyin,” ungkap Tasno.

Materi LKD Fatayat NU

Materi LKD yang disampaikan meliputi ; Ke-Aswaja-an yang disampaikan oleh Rais MWCNU Nusawungu Kiai Muslikhudin, Manajemen konflik dan Organisasi, Gender; Organisasi dan Manajemen Organisasi, Ke-Fatayat-an dan Garfa, Kepemimpinan, Ke-Administrasi-an dan terakhir stressing oleh ketua PC Fatayat NU Cilacap.

Ladihan Kader Dasar Fatayat NUKetua PAC Fatayat NU Nusawungu Harum Ragil Pratiwi kepada NU Cilacap Online mengatakan; tujuan diadakannya LKD sebagai salah satu bentuk pengkaderan awal yang ada di Fatayat NU.

“Fatayat sebagai badan otonomnya NU dan sebagai sayap organisasi bagian wanita muda harus bisa menjadi garda terdepannya NU,” katanya.

Harum menambahkan kader-kader Fatayat NU ini harus memahami betul mengenai Ahlussunnah Wal Jamaah, ke-Organisasi-an NU dan Ke-Aswaja-an; juga terus mengabdi kepada masyarakat demi terciptanya masyarakat yang paham dan mengamalkan ajaran agama Islam ala Ahlussunnah Wal Jamaah.

Menurut Harum, Fatayat NU sebagai organisasi dari Pusat hingga Anak Ranting, kegiatan-kegiatannya langsung bersentuhan dengan masyarakat khususnya dalam membantu menyelesaikan masalah mengenai perempuan dan kepengurusannya mampu menjembatani permasalahan tersebut.

Para kader yang sudah mengikuti LKD diharapkan memiliki wawasan dan keterampilan dalam mengorganisir kegiatan baik dalam kegiatan masyarakat maupun kegiatannya sendiri,” tambah Arum yang sekaligus ketua panitia LKD.

Pembukaan LKD Fatayat NU NUsawungu

Hadir dalam acara pembukaan Latihan Kader Dasar (LKD) ketua MWCNU Nusawungu Kiai Tasno, Ketua PAC Muslimat NU Nusawungu Nyai Tun Jaenah, Ketua PAC GP Ansor Nusawungu Harun Arrasyid, Ketua PAC IPNU IPPNU Nusawungu, Kepala Desa Banjareja Edi Suwarno, Takmir masjid Imam Bukhori Banjareja Kiai Abu Dasin Al Mukhsin sekaligus ketua Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Banjareja, juga Ketua Banom NU se-Desa Banjareja.

Kontributor : Fathin Amamah
Editor          : Khayaturrohman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button