Berita

Lagi! Napiter Lapas Pasir Putih Ikrar Setia Terhadap NKRI

Lagi, satu orang nara pidana teroris (Napiter) Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas High Risk Pasir Putih Nusakambangan menyatakan Ikrar Setia terhadap NKRI, Senin (27/09).

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah, A Yuspahrudin memberikan apresiasi atas kinerja pihak Lapas High Risk Pasir Putih dalam program pembinaan.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan High Risk Pasir Putih, Fajar Nur Cahyono memimpin langsung Kegiatan prosesi pernyataan Ikrar Setia dan cinta pada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Perwakilan BNPT, Rohaniawan dan Kementerian Agama, Perwakilan PK Bapas, serta jajaran Lapas Pasir Putih ikut menyaksikan prosesi tersebut.

Kegiatan ini diselenggarakan di ruang Teleconference. Dalam acara seremonial, satu orang WBP tersebut mengucapkan Ikrar Setia NKRI melakukan penghormatan dan mencium bendera merah Putih. Dia juga membacakan Pancasila di hadapan para saksi.

Dalam pantauan NU Cilacap Online, Ikrar Setia terhadap NKRI ini adalah kedua kalinya setelah sebelumnya pada bulan Agustus lalu. Baca di sini >> dua orang Napi Teroris juga melakukan ikrar setia NKRI.

Hal ini merupakan bentuk kesuksesan dan keberhasilan atas kerja sama para pembinaan kepribadian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas High Risk Pasir Putih Nusakambangan untuk melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai Lapas High Risk khusus tindak pidana terorisme (tempat pembinaan nara pidana teroris, napiter, red) yang memiliki peran strategis dalam merubah sikap dan perilaku serta pola pikir napiter.

Kerja Cerdas Pihak Lapas

Setelah semua prosesi selesai, pihak berwenang memindahkan warga binaan yang telah menyatakan setia kepada NKRI tersebut langsung ke Lapas Kelas IIA Besi Nusakambangan. Tujuannya untuk mendapatkan progam pembinaan lanjutan di sana dengan dikawal langsung oleh pihak densus, pihak Polsek Nusakambangan, serta petugas Lapas High Risk Pasir Putih.

Peningkatan Pelayanan kepada Narapidana di Lapas High Risk Pasir Putih Nusakambangan, membuahkan hasil yang sangat memuaskan. Dengan pelayanan yang menyentuh hati Narapidana, petugas Lapas berhasil membawa Narapidana yang awalnya tidak mau mengakui Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sehingga kini rujuk dan mau kembali ke pangkuan NKRI.

Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Ikhlas menjadi motivasi seluruh petugas Lapas High Risk Pasir Putih Nusakambangan dalam menjalankan tugas Negara.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Tengah A Yuspahrudin mengatakan bahwa Insan Pengayoman harus selalu meningkatkan kinerja, dan kreatif berinovasi dalam pelayanan.

Baca Artikel Terkait >> Kapal Pengayoman IV Tenggelam, Begini Kronologinya

“Insan Pengayoman harus bisa mewujudkan zona integritas, merubah mindset untuk selalu memanfaatkan Media dan berinovasi dalam pelayanan,” ujarnya.

Kalapas High Risk Pasir Putih Nusakambangan, Fajar Nur Cahyono menekankan kepada seluruh jajaran untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada publik. Khususnya kepada Narapidana, dan selalu berinovasi untuk berikan pelayanan terbaik.

“Kalau kita berbuat baik pada seseorang, kita bergaul dengan baik, saling mengingatkan dalam hal kebaikan, pendekatan dari hati ke hati. Pasti akan dapat balasan atau timbal balik yang baik pula,” ujar Fajar seusai kegiatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

six − 2 =

Back to top button