MWCNU

Konferensi MWCNU Karangpucung, Rais dan Ketua Terpilih Kembali

Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Karangpucung menggelar Konferensi MWCNU pada Ahad (27/02/2022); Rais dan Ketua MWCNU Karangpucung Masa Khidmat 2016-2021 terpilih kembali pada Konferensi yang terselengara di Kantor Sekretariat Bersama MWCNU Karangpucung Kabupaten Cilacap.

Pelaksanaan Konferensi

Dalam sambutannya, Ketua Tanfidziyah, Drs. Kusnandar, M.Ag mengatakan bahwa konferensi MWCNU sudah beberapa kali tertunda dan baru dapat terlaksana hari ini. Ia juga menyampaikan bahwa MWCNU Karangpucung selama dua periode mengalami kemajuan.

“Mungkin hanya gedung Kantor Bersama itu yang dapat kami berikan yang nanti akan kita resmikan adalah milik kita bersama,” ungkap Kusnandar dengan nada merendah, sambil berharap agar semua peserta dapat mengikuti kegiatan konferensi sampai selesai

Kusnandar juga menyampaikan pembangunan Kantor Bersama MWCNU Karangpucung menghabiskan dana sekitar 135jt. Dana berasal dari dan hibbah, bantuan UPZIS, dan pelelangan pendanaan dari Pengurus, Lembaga, dan Banom NU di Kecamatan Karangpucung.

“Ke depan, Insya Allah ditargetkan akan dilakukan pemasangan pagar keliling dan penyekat ruangan,” lanjutnya.

Tujuan NU dan Program MWCNU

Selanjutnya Camat Karangpucung, Asep Kuncoro, SS.TP., MM berharap seluruh warga NU bisa membantu program-program pemerintah. Salah satunya di bidang kesehatan. Ia juga berharap kegiatan konferensi bisa berjalan dengan lancar dan baik.

“Semoga konferensi ini mengasikkan pengurus dan program-program yang ke depan dapat terus bersinergi dengan pemerintah,” ungkap Asep Kuncoro.

Konferensi MWCNU Karangpucung dihadiri langsung oleh Wakil Syuriyah PCNU Cilacap KH Masyhud Hasbulloh dan Sekertaris PWNU Jawa Tengah KH Hudalloh Ridwan, Lc.

KH Masyhud Hasbulloh memberikan pengarahan kepada NU Karangpucung untuk selalu menjaga tradisi-tradisi yang ada sebagai salah satu bentuk perwujudan untuk merawat jagat.

“Artinya untuk merawat jagat warga NU harus berpegang teguh pada Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) NU yang salah satunya kita harus berpegang teguh pada 4 madzhab, yaitu Imam Maliki, Imam Hanafi, Imam Syafi’i, dan Imam Hambali,” katanya

Sementara itu, KH Hudalloh Ridwan menyampaikan tujuan dari Nahdlatul Ulama yang sudah tercantum dalam AD/ART NU.

“Salah satu tujuan dari Nahdlatul Ulama yaitu mewujudkan kesejahteraan umat, kemajuan bangsa, dan rahmat bagi semesta,” terangnya.

Konferensi MWCNU Karangpucung
Peresmian Kantor Bersama MWCNU Karangpucung yang ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh KH Hudalloh Ridlwan LC Sekretaris PWNU Jawa Tengah

Peresmian Kantor

Bersamaan dengan konferensi dilakukan juga Peresmian Kantor Bersama MWCNU Karangpucung yang ditandai dengan penandatanganan prasasti, pemotongan tumpeng dan gunting pita oleh Sekertaris PWNU Jawa Tengah, KH. Hudalloh Ridwan, Lc didampingi Wakil Syuriyah PCNU Cilacap KH. Mashud Hasbulloh, Sekertaris PCNU Cilacap Banu Tholib, M.Pd, Camat Karangpucung Asep Kuncoro, SS.TP.,MM, dan Ketua Yayasan Haji Syamsuri H. Tasimin.

Pada saat peresmian, dilakukan juga doa bersama yang langsung dipimpin oleh KH. Hudalloh Ridwan.

Setelah diresmikan, Kantor Bersama MWCNU Karangpucung langsung digunakan untuk kegiatan Konferensi MWCNU yang dilaksanakan di Lantai 2.

Konferensi MWCNU Karangpucung diikuti oleh 67 peserta berasal dari 10 peserta utusan MWCNU dan 52 peserta utusan Ranting NU sebagai peserta penuh, dan 5 Ketua Banom sebagai peserta peninjau.

Lebih dahulu dalam konferensi dilakukan musyawarah pemilihan Ahl Al-Hall wa Al-Aqd (AHWA) yang nantinya akan menetapkan Rais Syuriyah MWCNU Karangpucung.

Baca Juga : Konferensi MWCNU Wanareja Cilacap Sukses Digelar

Rais dan Ketua Terpilih

Melalui proses vooting akhirnya mendapatkan 5 orang ahwa, yaitu KH. Zaenal Arifin dengan jumlah suara 10, KH. Abi Kusno Iskandar dengan jumlah suara 9, Kiai Kosimin dengan jumlah suara 6, KH. Tasimin dengan jumlah suara 6, dan KH. Kosim Nur Ali dengan jumlah suara 5.

Para kiai tersebut kemudian bermusyawarah dalam suatu ruangan terpisah untuk menentukan Rais Syuriyah MWCNU Karangpucung. Dan terpilih kembali KH Abi Kusno Iskandar sebagai Rais Syuriyah MWCNU Karangpucung.

Selanjutnya, dilakukan musyawarah kembali untuk penentuan Ketua Tanfidziyah MWCNU Karangpucung melalui hasil vooting suara dari perwakilan Ketua Ranting NU Se-Kecamatan Karangpucung dan 1 orang perwakilan MWCNU Karangpucung.

Berdasarkan hasil vooting, terpilihlah kembali Drs. H. Kusnandar, M.Ag sebagai Ketua Tanfidziyah MWCNU Karangpucung Masa Khidmat 2022 – 2027 dengan jumlah suara 11.

Sementara itu, terdapat nama lain yang tertulis sebagai bakal calon Ketua Tanfidziyah MWCNU, yaitu H. Atep Jamaluddin dengan jumlah 2 suara dan Kiai Sidiq Al Mufid dengan jumlah 1 suara.

“Dengan demikian, atas hasil vooting dan persetujuan Rais Syuriyah maka Ketua Tanfidziyah MWCNU Karangpucung Masa Khidmat 2022 – 2027 adalah Drs. H. Kusnandar, M.Ag,” terang Sekertaris PCNU Cilacap, Banu Tholib, S.Ag

“Terimakasih kepada semuanya yang sudah memberikan kepercayaan, amanahnya kepada saya sehingga saya terpilih kembali. Namun, mari kita bersama-sama saling bergandengan tangan, saling bersinergi, saling bekerja sama menuju NU Karangpucung yang lebih baik dan lebih maju,” ungkap Kusnandar.

Isra Mi’raj Menutup Konferensi

Rangkaian acara konferensi ini diawali dengan Mujahadah Asmaul Husna dimulai pukul 07.30 dilanjutkan dengan peresmian Kantor Bersama dan Pelaksanaan Konferensi yang selesai pukul 17.00; dan ditutup secara resmi di malam hari bersamaan dengan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan Harlah NU Ke-99 oleh Drs. H. Kusnandar.

Peringatan Isra Mi’raj dan Harlah NU diisi oleh Syuriyah PCNU Cilacap, KH. Maslahudin Jaelani.

Ucapan terima kasih dan permohonan maaf kembali disampaikan oleh Wakil Ketua Panitia, H. Atep Jamaluddin dalam sambutannya.

“Kami atas nama panitia sangat berterima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu mensukseskan kegiatan konferensi sehingga bisa berjalan lancar sampai selesai dari pagi sampai malam hari ini,” ungkapnya

“Kami juga mohon maaf apabila dalam penyelenggaraan konferensi masih banyak kekurangan, kesalahan, dan kekeliruan,” lanjut Atep.

Ketua Panitia, Suripto, S.Ag menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang sudah berpartisipasi membantu mensukseskan kegiatan konferensi khususnya kepada sahabat-sahabat panitia.

“Kami juga berterima kasih kepada UPZIS MWCNU Kecamatan Karangpucung di bawah pimpinan H Ahmad Fauzi karena dengan bantuan dananya acara konferensi bisa terlaksana,” kata Suripto.

Kegiatan konferensi ini juga dimeriahkan dengan adanya Bazar Produk Lokal yang diisi dari berbagai stakeholder MWCNU Karangpucung, seperti stand Muslimat NU, Fatayat NU, UPZIS, Ranting-ranting NU, Pondok Pesantren Miftahul Huda 520, MTs Nurul Huda, dan Komisariat IPNU IPPNU SMA Jendral Ahmad Yani Karangpucung.

Kontributor: Nesy Maulidia
Editor: Ahmad Nur Wahidin

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button