Dokumentasi

Koin NU dan SISNU Prioritas NU Cabang, MWCNU dan Ranting NU

Program dan kegiatan seputar Koin NU dan SISNU; masih menjadi prioritas di tahun 2022 oleh NU Cabang, MWCNU dan Ranting NU se Kabupaten Cilacap; termasuk unsur lembaga dan Badan Otonom NU di dalamnya.

Kedua hal tersebut mencuat pada pelaksanaan Rapat Kerja Cabang NU Cilacap bersama pengurus MWCNU di Gedung Pusdiklat PCNU Cilacap, Rabu (19/10). Rakercab Awal Tahun 2022 menghadirkan pengurus MWCNU guna menyampaikan laporan tahunan untuk tahun 2021.

Di awal sambutannya, KH Suada Adzkiya Rais Syuriyah NU Cabang Cilacap menyampaikan dan memertegas; dua kegiatan Koin NU dan Sisnu (termasuk Sensus dan Kartanu) masih harus sampai ke Ranting NU dan warga NU.

“Muktamar ke-34 NU di Lampung yang mencanangkan tema besar kemandirian warga NU menemukan titik singgungnya dengan kegiatan KOIN NU. Juga Sensus warga NU dan Kartanu; karena ini bentuk kemandirian dalam hal pembiayaan organisasi sekaligus data base,” tegas KH Suada Adzkiya.

Guna merealisasikan dan memperkuat program Koin NU dan SISNU, Syuriyah masih mencanangkan untuk melaksakan Turba Tematik. Di luar materi Koin NU, SISNU, akan diperkuat sisi ke-NU-annya secara jamiyyah.

KH Maslahudin Wakil Rais Syuriyah PCNU Cilacap yang hadir dalam kesempatan tersebut, menyampaikan harapannya; bahwa selama tahun 2022, KOIN NU dan SISNU semakin meningkat dan kemandirian organisasi juga semakin kuat.

Laporan Tahunan MWCNU

Dalam pantauan NU Cilacap Online, mayoritas MWCNU menyampaikan laporan tahunan secara tertulis. Tidak kurang 20 MWCNU se Kabupaten Cilacap hadir dalam Rakercab Awal Tahun 2022. Masing-masing MWCNU menyampaikan laporannya baik secara lisan dan tertulis.

Menurut KH Nasrullah Muchson, Ketua PCNU Cilacap, tradisi Rapat Kerja Tahunan yang dirintis NU Cilacap sejak awal tahun 2019 menjadi tradisi baik berorganisasi. Di samping meningkatkan kinerja secara administrasi, juga pembelajaran tanggungjawab sekaligus sebagai kontrol bersama.

Baca Juga

“Melalui Laporan Tahunan, PCNU Cilacap bisa mengontrol bagaimana kinerja MWCNU. Demikian juga, melalui Laporan Tahunan, masing-masing MWCNU bisa mengontrol dirinya sendiri. Sejauh mana realisasi program dan kegiatan, tentu berbeda beda antar MWCNU. Namun, kesungguhan menyampaikan laporan merupakan bukti bahwa instruksi berjalan dengan baik,” katanya.

Selanjutnya, Gus Nas, sapaan akrab Ketua NU Cilacap, memimpin jalannya penyampaian laporan Tahunan MWCNU. Berkaitan dengan Program dan kegiatan seputar Koin NU dan SISNU, masing-masing MWCNU mengaku semakin merasakan manfaatnya; khususnya KOIN NU.

Program Prioritas MWCNU

Beberapa pengurus MWCNU menyambut baik rencana PCNU untuk melaksanakan Turba Tematik Koin NU dan SISNU sebagai prioritas tahun 2022. Tasno S.Ag., Ketua MWCNU Nusawungu misalnya, menyampaikan bahwa dukungan NU Cabang ke Ranting NU termasuk Badan Otonom sangat dibutuhkan.

Hal senada diungkapkan oleh H Damanhuri, Ketua MWCNU Gandrung; menurutnya, program yang merupakan sinergi Cabang-MWCNU-Ranting-Badan Otonom NU semakin perlu penguatan. Tujuannya, agar kemandirian warga NU dan organisasi NU semakin meningkat.

Masing-masing MWCNU menyampikan program prioritas; misalnya, MWCNU Binangun hendak memperkuat Lailatul Ijtima’ dengan fokus pada kampanye Ayo Mondok. MWCNU Kroya mempertegas soliditas dan sinergi antar lembaga-ranting dan badan otonom dalam setiap pelaksanaan kegiatan.

Sementara itu, pengurus MWCNU Majenang memprioritaskan pembangunan Gedung Sekretariat bersama. Di tahun 2022, harapannya sudah memulai pengurugan lahan dan pembangunan pondasi gedung.

Selain pengurus MWCNU di atas, hadir dan juga menyampaikan Laporan Tahunan seperti pengurus MWCNU Wanareja, Cimanggu, Patimuan; Kedungreja, Cipari, Sidareja, Kampunglaut, Kawunganten, Jeruklegi, Cilacap Utara, Cilacap Tengah, Cilacap Selatan; Kesugihan, Sampang, dan MWCNU Adipala.

Menurut Khazam Bisri, sekretaris PCNU Cilacap, sebagian pengurus MWCNU lainnya tidak hadir tapi sebagiannya tetap menyampaikan laporan tahunan.

“Meski demikian, pada hampir semua laporannya, tersampaikan Rencana Pelaksanaan Kegiatan (RPK) prioritas tahun 2022 oleh masing-masing MWCNU.” katanya.

Dalam Rapat Kerja Cabang NU Cilacap tahun 2022, juga disampaikan pembacaan Rekomendasi Muktamar ke 34 NU di Lampung; sebagai salah satu point sosialisasi hasil Muktamar. Hal ini juga sudah terlaksana pada kesempatan Rapat Kerja Cabang tahun 2022 bersama dengan Lembaga NU dan Badan Otonom NU beberapa waktu yang lalu.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button