Feature & Figur

Istighotsah KH Hasyim Asy’ari, Aurod Yang Sempat Hilang

Berdirinya Nahdlatul Ulama tak lepas dari tirakat para muassisnya, tak terkecuali Hadrotussyekh Hasyim Asy’ari. Tak heran jika beliau mempunyai banyak aurod dan amalan-amalan khusus salah satunya adalah Aurod Istighotsah KH Hasyim Asy’ari. Aurod istighotsah ini belum banyak yang tahu bahkan sempat hilang.

Namun kini, melalui salah satu dzuriahnya, KH Fahmi Amrullah Hadziq atau Gus Fahmi, Aurod Istighotsah KH Hasyim Asy’ari diijazahkan kepada para santri, alumni dan muhibbin.

Gus Fahmi adalah cucu KH Hasyim Asy’ari dari putrinya yang bernama Nyai Chotijah. Beliau merupakan putri dari istri kedua KH Hasyim Asy’ari bernama Nyai Masruroh.

Gus Fahmi menyampaikan Ijazah Istighotsah  KH Hasyim Asy’ari dalam acara Silatuharhmi Ikatan Alumni Pesantren Tebuireng (IKAPATE) se Banyumas Raya di Pondok Pesanten Abdul Djamil Sokaraja (Minggu, 12 Desember 2021)

Menurut KH Fahmi Amrullah Hadziq, aurod istighotsah karya KH Hasyim Asy’ari, mungkin khalayak umum belum banyak yang mengetahuinya. Namun dirinya yakin istighotsah itu beredar di kalangan santri pendiri pesantren Tebuireng Jombang ini.

Baca Juga

Tentang Istighotsah KH Hasyim Asy’ari

KH Fahmi Amrullah Hadziq menceritakan asal mula dirinya memperoleh ijazah Istighotsah KH Hasyim Asy’ari.

“Saya dapat istighotsah Mbah Hasyim itu dari salah satu santri Tebuireng yang menjadi pengasuh pesantren Thoriqul Huda Ponorogo. KH Fahruddin melalui  Gus Zakky,” terangnya saat dikonfirmasi oleh NU Cilacap Online.  Gus Zakki sendiri merupakan adik dari Gus Fahmi.

teks istighosah KH Hasyim Asy'ari
Teks Istighosah KH Hasyim Asy’ari

 

Diceritakan  KH Fahruddin, merupakan santri Tebuireng sekitar tahun 60 an, KH Fahruddin saat menjadi santri Tebuireng mendapatkan ijazah istighotsah dari KH Choliq Hasyim salah satu putra Mbah Hasyim Asy’ari.

“Kebetulan, beberapa bulan sebelum wafatnya, KH Fahruddin, Gus Zaky sempat bersilaturrahim ke Pesantren Thoriqul Huda Ponorogo.  Waktu itu beliau memberikan wirid istighotsah itu. Katanya beliau mendapatkan istighotsah itu dari KH Choliq Hasyim salah satu putra Mbah Hasyim Asy’ari,” imbuhnya.

KH Choliq Hasyim merupakan generasi ke 5, sebagai pengasuh Pesantren Tebuireng Jombang, Sebelumnya, pesantren Tebuireng dipimpin KH Hasyim Asy’ari selaku pendiri, kemudian dilanjutkan KH Wahid Hasyim, KH Abdul Karim Hasyim, KH Bidlowi dan KH Choliq Hasyim.

Menurut Gus Fahmi, ada secuil kisah tentang istighotsah tersebut. Konon KH Hasyim Asy’ari pernah memprediksi akan terjadinya gonjang-ganjing yang akan menimpa Indonesia wa bil khusus Nahdlatul Ulama.

Baca Juga >>

Mengamalkan Istihgotsah

“Istighotsah ini sudah selayaknya diamalkan para pengurus dan jamaah NU di manapun berada,” tandasnya.

Istighotsah  ini diawali dengan bacaan Asmaul Husna, kemudian istighfar dan diakhiri dengan syair qoshidah yang ditulis As-Syayid Al Habib Abdullah bin Husain bin Thohir Ba ‘alawi yang ada di kitab Manaqib Syaekh Abdul Qodir Al Jailani.

Tata Cara Membaca Asmaul Husna

  1. Membaca Tawasul
  2. Diawali dengan membaca asmaul husna
  3. Dilanjutkan dengan membaca wirid Istighotsah tersebut
  4. Pada No 8 Wirid, ketika menyebutkan nama-nama wali dikeraskan (Ya Rukoba, Ya Nukobaa)

Menurut salah satu yang sudah mengamalkan Istighotsah ini, Lasmiati menuturkan pengalamannya mengamalkan Istighotsah KH Hasyim Asy’ari.

Sebelum saya ujian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPP3) di tahun 2021, sempat mengumpulkan beberapa teman-teman guru untuk bareng-bareng melakukan istighotsah ini. Alhamdulillah dari 10 orang yang ikut ujian, 9 di antaranya lulus bi idznillah, tuturnya.

Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari dikenal sebagai ulama Ahli Hadits. Konon banyak ulama-ulama yang tertarik menimba ilmu  kepada Beliau. Pendiri NU ini menurut KH Fahmi Amrullah menuturkan; Mbah Yai Hasyim merupakan sosok yang mencintai tirakat, bahkan pernah berpuasa selama 3 tahun lamanya.

Kontributor: Hermanto
Editor : Naeli Rokhmah

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button