Ikranagara (Pemeran KH Hasyim Asyari di Film Sang Kiai) Wafat

Ikranagara. aktor utama Film Sang Kiai pemeran KH Hasyim Asy’ari wafat pada usia 79 tahun pada Senin (6/3/2023) di Bali. Inna lillahi Wa inna ilaihi roji’un.

Kepergian sang aktor, pemeran Utama Pria Terbaik tahun 2013 itu disampaikan anak Ikranagara, Innosanto Nagara melalui akun Facebook miliknya. Innosanto menyebut ayahnya meninggal dunia di usia 79 tahun.

“Berita duka. Innalillahi Wa Inna Ilaihi Roji’un. Telah berpulang ke Rahmatullah, Suami, Ayah, Datuk tercinta kami: H Ikranagara pada usia 79 tahun di Bali,” tulis Innosanto Nagara, Selasa (7/3/2023).

Innosanto Nagara meminta doa kepada semua yang mengetahui kabar duka ini. “Mohon keikhlasannya untuk mendoakan almarhum agar diampuni segala dosanya dan diterima segala amal ibadahnya,” sambungnya lagi.

Sementara, Ketua Humas PARFI Evry Joe menyebut Ikranagara sudah lima tahun ini mengidap Alzheimer. “Kira-kira sudah lima tahun ini mengidap Alzheimer,” ungkap Evry Joe, Selasa (7/3/2023).

Di Instagram, Festival Film Indonesia juga sudah menyampaikan rasa duka ini.

“Festival Film Indonesia turut berduka cita yang mendalam atas berpulangnya sahabat dan keluarga kami. Ikranagara 19 September 1943 – 6 Maret 2023,” tulis Festival Film Indonesia lewat unggahan Instagram.

“Ikranagara adalah seorang aktor, pelukis, penulis skenario, dan sastrawan. Ia dikenal karena peran komedi dan dramatisnya dalam film Kejarlah Daku Kau Kutangkap (1986) dan Keluarga Markum (1986). Ia juga berperan di beberapa film, seperti Laskar Pelangi (2008), Garuda di Dadaku (2009), dan Sang Kiai (2013)” lanjutnya lagi.

“Sepanjang kariernya, Ikranagara berhasil mendapatkan nominasi Piala Citra FFI untuk kategori Pemeran Pendukung Pria Terbaik lewat film Kejarlah Daku Kau Kutangkap dan Pemeran Utama Pria Terbaik lewat film Sang Kiai (2013). Selamat jalan Datuk Ikranagara. Terima kasih atas cinta dan dedikasi pada dunia perfilman Indonesia,” bebernya lagi.

Motivator Kesenian

Sementara itu Maestro seni Malangan Yongki Irawan (72) mengatakan duka mendalam atas kepergian sang guru, motivator kesenian almagfurlah H Ikranagara.

Disampaikan dulu kala muda Ikranagara, M Ainun Nadjib, pada saat di mana dunia pertunjukan dan teater cukup hidup di Kota Malang, tidak hanya di kampus-kampus tapi juga di sekitar masyarakat, saat itu Almagfurlah Ikranagara banyak memberi pengajaran teater mulai pelatihan vokal, keaktoran, demikian juga pertunjukan kesenian sering dilakukannya.

Almagfurlah dikenang oleh banyak seniman Malang, lanjutnya, di samping telah banyak memberi motivasi seniman pada pelaku seni, teater di Kota Malang melalui forum-forum kesenian.

“Bukan satu dua kali mas Ikranagara melakukan kegiatan tersebut. hingga pada Pertemuan Dewan Kesenian se Indonesia di Kota Malang beliau pun terlibat. Inilah betapa Saya merasa kehilangan atas wafatnya,”. Kenangnya

“Bagi saya Ikranagara adalah Motivator, Guru dan juga sahabat berkesenian.” Akunya.

“Semoga Hari ini, beliau almaghfurlah H Ikranagara diterima amal baiknya dan mendapat ketenteraman di sisi Allah Yang Maha Esa.” Pungkas sang Maestro Seni Malangan, Yongki Irawan. (IHA)

Baca juga Remy Sylado Meninggal Dunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button