Catatan Redaksi

Iduladha Atau Idul Adha ? Mana Penulisan Yang Benar ?

Iduladha Atau Idul Adha ? Mana Yang Benar ? Pertanyaan ini tidak hanya tentang cara dan kaidah penulisan melainkan juga tentang kata baku dan penggunannya. Selama ini kita sudah terbiasa menulis kata Idul Adha (dengan spasi); sebaliknya masih jarang menggunakan kata Iduladha serangkai (tanpa spasi).

Kebiasaan penulisan Idul Adha telah memenuhi ruang-ruang tulisan dalam bahasa dan ungkapan sehari-hari. Sebaliknya, saat mencari kata Iduladha, pencarian Google pun memberikan alternatif pencarian; Mungkin Maksud Anda adalah : Idul Adha. Itu artinya, Google sudah merekam jutaan kata Idul Adha dari pada Iduladha.

Sejauh menuliskan hal-hal yang berhubungan dengan Idul Adha, tulisan-tulisan di Situs Islam Aswaja ini juga lebih kerap mengikuti kebiasaan yang sudah lalu; yaitu dengan kata Idul Adha Lalu. Iduladha atau Idul Adha ? Dan mana yang benar ?

Merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), penulisan yang benar adalah “Iduladha” (digabung dan kata adha ditulis dengan huruf kecil).

Dengan pedoman ini, ke depan Redaksi NU Cilacap Online akan perlahan-lahan menyesuaikan penggunaan kata Iduladha daripada Idul Adha. Pun demikian dengan Idulfitri.

Artikel Terkait

Hari Raya Iduladha

Iduladha adalah salah satu dari dua hari raya dalam agama Islam yang diperingati umat Islam, selain Idulfitri. Hari Iduladha memperingati peristiwa kurban, yaitu ketika Nabi Ibrahim bersedia mengorbankan putranya Isma’il sebagai wujud kepatuhan terhadap perintah Allah SWT. Namun, sebelum Ibrahim mengorbankan putranya, Islamil, Allah SWT menggantikan Ismail dengan seekor domba.

Tahun 2022 ini, Hari Raya Idul Adha diperingati tanggal 10 Juli berdasarkan ketetapan pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia. Tahun 2022 ini pula, (kembali) terjadi perbedaan perayaan Iduladha antara pemerintah RI dengan pemerintah kerajaan Arab Saudi, yang melaksanakan Idul Adha tanggak 9 Juli waktu setempat.

Kendati terjadi perbedaan, karena faktor Mathla’, masing-masing umat Islam di beberapa negara tetap melaksanakan Hari Raya Idul Adha sesuaia keputusan pemerintahnya. Perbedaan tidak lantas menjadi media memperuncing suasana.

Sebaliknya, hendaknya menjadi pembelajaran bersama. Bahwa dalam hal keputusan-keputusan hukum menyangkut amaliyah keagamaan Islam; perbedaan itu mungkin adanya dan hendaknya kita semua bisa menerimanya.

Redaksi NU Cilacap Online ikut mengucapkan Selamat Merayakan Idul Adha. Semoga kita senantiasa bisa mengambil hikmah tentang betapa pentingnya pengorbanan dalam kehidupan ini yang dilandasi dengan keimanan dan juga kasih sayang, (Tim Redaksi)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

two × three =

Baca Artiikel Rekomendasi Lainnya
Close
Back to top button