Hukum & Syariah

Halaman ini berisi artikel berita ulasan tentang Hukum dan Syariah. Hukum di sini lebih ke Hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia. Sedangkan Syariah berhubungan dengan Hukum Islam, Syariah dan Fiqih Islam menurut Manhaj Aswaja (Ahlussunnah wal Jamaah).

Di dalam menentukan hukum fiqih, madzhab Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) bersumber kepada empat pokok; Al-Qur’an, Hadits/as-Sunnah, Ijma’ dan Qiyas.

Secara dengan penuh tanggungjawab, NU dalam berjamiyyah diniyyah Islamiyyah memegang teguh pada mekanisme dan hukum Islam dengan mengedepankan praktik bermadzhab, pun dalam menjalankan ibadah dan syariah, terutaam fiqih sehari-hari.

Sebagai organisasi keagamaan dan sosial kemasyarakatan Islam, Nahdlatul Ulama tunduk pada mekanisme perundang-undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bagi NU, nilai nilai Islam telah dan terus diperjuangkan agar tertanam dalam Sistem Hukum Indonesia.

Beberapa contoh tertanamnya Islam dalam hukum Indonesia seperti dalam undang-undang terkait Zakat, Pesantren, Haji, Wakaf, Peradilan Agama, Perbankan Syariah, Surat Berharga Syariah dan tentang Perkawinan.

Hukum adalah peraturan yang berupa norma dan sanksi yang dibuat dengan tujuan untuk mengatur tingkah laku manusia, menjaga ketertiban, keadilan, mencegah terjadinya kekacauan. Hukum memiliki tugas untuk menjamin bahwa adanya kepastian hukum dalam masyarakat.

Sementara itu, Syariah antara lain berarti, ketetapan dari Allah bagi hamba-hamba-Nya atau segala hal yang diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW dalam bentuk wahyu yang ada dalam Alquran dan sunnah.

Di halaman ini disajikan artikel, bahasan, hingga hasil-hasil bahtsul masail yang berkaitan dengan hukum dan praktinya di Indonesia, juga praktik syariah Islam terutama dalam konteks dan menurut pemandangan serta paham keagamaan Nahdlatul Ulama.

Semoga yang disajikan di halaman ini bermanfaat untuk pembaca semuanya.

 

 

Back to top button