Badan Otonom NU

Hasil Penguatan Komisariat Dan Ranting IPNU IPPNU Kedungreja

KOPDAR (Kopi Darat) dalam penguatan PK (Pimpinan Komisariat) dan PR (Pimpinan Ranting) IPNU (Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama) IPPNU (Ikatan Pelajar Putri Nadlatul Ulama) Kedungreja di Gedung MWCNU Kedungreja Selasa (13/22) membuahkan hasil dan tiga point penting dalam menjalankan roda organisasi, .

Ketua Departmen Kaderisasi IPNU Kedungreja Anas Mubarok mengajak dan mengundang seluruh PK dan PR se Kedungreja guna untuk membekali berjalannya roda organisasi IPNU IPPNU yang beda di sekolah maupun di desa.

“Kepada seluruh kader IPNU IPPNU yang ada di kedungreja harus bahagia, karena kunci dalam organisasi adalah bahagia, jika orang sudah bahagia maka apa saja yang dilaksasnakan akan terasa ringan,” ungkap Anas Mubarok.

Adapun poin pertama, yang harus kader laksanakan dalam Penguatan IPNU IPPNU Kedungreja dalam organisasi adalah membuat kegiatan yang tidak monoton atau terlihat biasa saja.

“Kader IPNU IPPNU harus lebih kreatif dalam membuat sebuah kegiatan,” tegas Anas

Kedua, kader IPNU IPPNU tidak boleh kagetan atau merasa asing ketika terjadi hal yang berbeda dalam organisasi,. Sementara yang ketiga, sebagai kader dari organisasi yang besar jangan mudah ter provokasi oleh berita atau isu yang akan menjadikan perpecahan dalam organisasi.

“Oleh karena itu dapat kita simpulkan sebagai kader yang terpelajar harus mampu dan bisa memberikan contoh yang baik untuk semua orang yang ada di lingkungan sekitar kita,” tegasnya.

Ketua PAC IPNU Kedungreja Umam, dalam sambutannya memberikan arahan dan amanat organisasi. Dikatakannya, kepengurusan Priode 2020-2022 yang akan selesai.

“Jadi sebelum masa khidmatnya selesai bliau ingin Pimpinan Komisariat dan Pimpinan Ranting bisa lebih solid dan aktif dalam melaksanakan tanggung jawab orgaisasi,” katanya.

Jika ingin diakui santrinya KH Hasyim Asy’ari seperti janji bliau maka tidak hanya mengaku menjadi santrinya saja tetapi harus masuk dalam organisasi NU baik di IPNU, IPPNU atau di Badan Otonom NU lainnya.

“Lebih ditekankan lagi bahwa pelajar yang berada di bawah naungan LP Ma’arif harus masuk IPNU IIPNU. Dan ini yang menjadikan mengapa KOPDAR ini dilaksanakan,” katanya.

Karena mengingat betapa pentingnya jika semua siswa siswi yang ada di bawah naungan LP Ma’arif harus masuk IPNU IPPNU berarti dari PAC IPNU IPPNU Kedungreja harus siap mengawal dan mensukseskan intruksi tersebut.

“Pimpinan Komisariat yang ada di Kedungreja berjumlah 14 dan 11 Pimpinan Ranting. Maka kesolidan dan kerja sama dalam organisasi harus siap jika kami yang ada di PAC Kedungreja harus memakestakan semua peserta didik yang bernaungan di LP Ma’arif atau berafiliansi,” tandas Umam.

Kontributor: Anas Mubarok
Editor: Munawar AM

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button