Gus Nas: NU Cilacap Harus Menjawab Kebutuhan Umat

NU CILACAP ONLINE – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Cilacap H Nasrullah Muchson (Gus Nas)  mengatakan, NU Cilacap harus bisa menjawab kebutuhan umat dan masyarakat, sehingga kehadiran organisasi tinggalan Mbah Hasyim Asy’ari bisa dirasakan.

NU Cilacap khususnya harus bisa menjawab kebutuhan umat dan masyarakat,” ujarnya di hadapan para pengurus Pengurus Lembaga dan Pimpinan Cabang Badan Otonom NU Cilacap.

Gus Nas memberikan apresiasi atas kinerja Lembaga dan Badan Otonom NU selama tahun 2020, khususnya saat Cilacap terkena musibah banjir. Hal itu diungkapkan dalam Rapat Kerja Akhir Tahun 2020 PCNU yang digelar di Aula Pusdiklat PCNU Cilacap, Senin (27/12).

“Penyampaian laporan tahunan dari lembaga dan badan otonom, dengan hadir dan disampaikan langsung, merupakan bukti adanya kinerja. Demikian juga dengan rencana pelaksanaan kegiatan tahun 2021. Ini juga menunjukkan mulai terbangunnya tradisi berorganisasi yang lebih baik,” kata Gus Nas panggilan akrabnya.

Gus Nas meyakinkan kepada Lembaga dan Badan Otonom NU, bahwa dengan mekanisme koordinasi dan konsolidasi melalui Rapat Kerja ini, akan menjadi titik pijak berorganisasi yang mengedepankan rasa tanggungjawab. Baca juga Pengukuran Kinerja Ranting NU.

“Amanat yang kami emban di PCNU sangat besar. Itu semua tidak bisa dilaksanakan tanpa kerja Lembaga dan Badan Otonom NU. Organisasi NU itu besar, oleh sebab itu kemasan rincian pelaksanaan kegiatannya sudah tepat dengan memberdayakan Lembaga dan melibatkan Badan Otonom,” katanya.

Dikatakan bahwa dalam struktur organisasi NU, ada kurang lebih 18 Lembaga yang memiliki bidang kerja masing-masing. Organisasi NU juga memiliki beberapa Badan Otonom yang berbasis usia maupun profesi khusus lainnya.

“Sinergi antar PCNU, Lembaga dan Badan Otonom menjadi kunci utama pelaksanaan kegiatan. Kerja-kerja yang spesifik memiliki penanggungjawab masing-masing,” ucap Gus Nas.

Kepada NU Cilacap Online, Jumat (1/1) Gus Nasrullah mengatakan, lembaga dan badan otonom merupakan penopang program-program NU dan masing-asing harus melaporkan atas berbagai kinerja yang telah dicapainya.

“Namun demikian, muaranya satu, dengan kegiatan-kegiatannya NU bisa menjawab kebutuhan umat dan masyarakat NU bisa menjawab kebutuhan umat dan masyarakat, intinya adalah NU bisa menjawab kebutuhan umat dan masyarakat,” tegasnya.

Disampaikan khusus mengingat tahun 2020 merupakan tahun dengan fase new normal akibat pandemi. Situasi dan kondisi serba harus disikapi dengan hati-hati. Pun demikian dengan pelaksanaan kegiatan organisasi NU.

“Apa yang dilaksanakan oleh PCNU itu semua tidak bisa dilepaskan dari kinerja dari keseluruhan kegiatan Lembaga dan Badan Otonom NU,” pungkasnya. (Naeli Rokhmah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button