Foto

Kreasi Fatayat NU Sampang, Menghias Tumpeng dan Tata Rias

Kreasi Fatayat NU Sampang, Menghias Tumpeng dan Tata Rias. Pergantian tahun dari 2021 ke tahun 2022 rupanya meninggalkan begitu banyak kenangan hingga banyak orang tak mau melepasnya begitu saja. Berbagai kegiatan dilaksanakan untuk mengisi hari-hari menjelang habisnya tahun 2021.

Di antara kegiatan itu adalah lomba menghias tumpeng dan tata rias yang digelar oleh Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama Sampang. NU Cilacap Online telah membingkai serunya kegiatan menghias tumpeng dan tata rias  Kader Fatayat Sampang dalam sebuah galeri foto.

Kegiatan Kreasi Fatayat NU Sampang berupa lomba ini digelar di komplek Pesantren MHB Sampang pada hari Rabu (29/12). Perlombaan ini diikuti oleh Kader Fatayat NU perwakilan Ranting se Kecamatan Sampang.

Suasana terasa istimewa karena seluruh peserta dan juri yang hadir pada hari itu memakai baju kebaya. Saat dikonfirmasi oleh NU Cilacap Online, Ketua Panitia Khusnul mengatakan bahwa acara hari itu mengangkat tema Hari Ibu sehingga peserta dan tamu undangan diharuskan memakai kebaya.

“Kebetulan masih dalam suasana Hari Ibu, jadi acara hari ini sekalian memperingati Hari ibu,” kata Khusnul.

Artikel Terkait

Khusnul yang juga koordinator Bidang Ekonomi PAC Fatayat NU Sampang menuturkan bahwa ide lomba menghias tumpeng dan tata rias berangkat dari Bidang Ekonomi sebagai upaya pemberdayaan ekonomi SDM Fatayat Sampang.

Baca Juga : Kreasi Seni Hantaran Kader Fatayat NU Karangpucung

“Kebetulan banyak di antara kader Fatayat Sampang yang bergerak di bisnis kuliner dan tata rias. Jadi dengan kegiatan ini sekaligus menjadi ajang mereka untuk memamerkan karya mereka. Jadi semacam ajang promosi,” ungkap Khusnul.

Apresiasi Ketua PC Fatayat NU Cilacap

Hadir pada acara tersebut Ketua Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Cilacap Tun Habibah. Dirinya diundang secara khusus untuk membuka acara sekaligus menjadi juri lomba. Dalam sambutannya dirinya menyampaikan apresiasinya.

“Salut dengan ide Kader Fatayat NU Sampang. Diakui bahwa perempuan memang berperan penting dalam ketahanan ekonomi apalagi di masa sulit seperti pandemi kemarin. Bisnis kuliner menjadi salah satu bisnis yang mampu bertahan di masa sulit akibat pemberlakuan PPKM,” ujar Tun Habibah.

“Lebih penting lagi bahwa baik bisnis kuliner maupun tata rias adalah bidang bisnis yang bisa dijalankan oleh Kader Fatayat tanpa menanggalkan kodratnya sebagai perempuan. Hal ini sesuai dengan slogan Fatayat NU , “Berkhidmad tanpa meninggalkan kodrat,” lanjutnya.

Tumpeng dan Tata Rias

Kreasi Fatayat NU Sampang dalam bentuk perlombaan berjalan dengan seru. Ribetnya baju kebaya dan kain jarik sepertinya tak menghambat gerakan mereka untuk tetap lincah meracik bahan-bahan untuk menghias tumpeng. Begitupun penata rias dan model pun tetap semangat melakukan rias wajah dengan maksimal.

Perlombaan berakhir pada pukul 12 dan dilanjutkan dengan penilaian. Satu persatu peserta menghias tumpeng dipanggil untuk membawa hasil karya sekaligus menjawab pertanyaan dari juri. Puluhan tumpeng cantik menggoda pun memenuhi meja yang telah disediakan.

Usai penilaian lomba menghias tumpeng dilanjutkan penilaian lomba tata rias. Para model melakukan fashion show. Satu-persatu berjalan di atas karpet dan berlenggak-lenggok layaknya peragawati yang berjalan di atas catwalk. Mereka semua tampak cantik dan anggun dalam balutan kebaya. Usai penampilan para model, semua model duduk berhadapan dengan juri dengan didampingi penata riasnya. Mereka satu persatu menjawab pertanyaaan dari juri.

Di akhir acaranya tibalah pengumuman hasil lomba. Untuk lomba menghias tumpeng juara satu diraih oleh Ranting Karangasem, juara dua diraih oleh Fatayat NU Ranting Karangjati dan juara ketiga diraih oleh Ranting Nusajati. Sedangkan lomba make up juara satu diarih oleh Fatayat NU Ranting Ketanggung, juara dua diraih oleh  Ranting Fatayat NU Paberasan, sementara juara ke tiga diraih oleh Ranting Fatayat NU Sidasari.[Naeli Rokhmah]

Editor: Munawar AM

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Baca Artiikel Rekomendasi Lainnya
Close
Back to top button