Awali Tahun 2023 Jatman Adipala Mengadakan Pengajian

NU CILACAP ONLINE – Idharoh Ghusniah Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN) Adipala melaksanakan kegiatan rutinan selapan Ahad pahing yang dikemas dengan Pengajian Umum.

Pengajian umum untuk Ihwan Tarekat dan Warga Nahdliyin di wilayah Kecamatan Adipala, bertempat di Masjid Jami’Al-Falah Dusun Sanggrahan Desa Welahan Wetan, Ahad (1/1/2023).

Pengaiian Jatman dipala dihadiri beberapa tokoh kiai sepuh dilingkunagn Welahan wetan, serta beberapa tokoh agama antara lain Rais Syuriyah MWCNU Adipala KH Sahal Ghozali BA, Pengurus Idharoh Ghusniah JATMAN Adipala beserta anggotanya

Tampak hadir juga para Badal Mursyid dari berbagai Tarekat di wilayah kecamatan Adipala seperti  Sattariyah, Qodiriyah, Syadziliyah, Annaqsabandiyyah Al-Khalidiyah, Warga Nahdliyin lokal maupun luar desa Welahan Wetan

Dalam sambutannya, Mudir (Ketua ) Jam’iyyah Ahlit Thoriqoh Al Mu’tabaroh An-nahdliyyah (JATMAN) Kecamatan Adipala KH Afiffudin mengatakan di awal tahun 2023 ini bersamaan dengan rutinan Ahad Pahing.Pengajian Jatman Adipala Diikuti Pengamal Tarekat

“Ini adalah rutinan Ahad Pahing perdana Jatman Adipala.  Dan pengajian umum ini merupakan program unggulan Jatman. Alhamdulillah dapat dilaksanakan pengajian untuk umum,” katanya kepada NU Cilacap Online.

Ia berharap, mudah-mudahan kegiatan Pengajian Jatman Adipala ini bisa berjalan lancar sebagai tolak ukur kebersamaan dan mempererat uhuwah Islamiah antara ihwan tarekat, pengurus JATMAN Adipala bersinergi dengan warga masyarakat Nahdliyin se Kecamatan Adipala.

Tingkatan Pengurus Jatman

KH Afiffudin mengenalkan istilah-istilah atau sebutan untuk jenjang pengurus JATMAN. Apa saja?, Yaitu Idaroh Aliyah (untuk pengurus Jatman tingkat Nasional), Idaroh Wustho (untuk pengurus Jatman tingkat Propinsi), Idaroh Syu’biyyah (untuk pengurus Jatman tingkat Kabupaten atau Kota), dan Idaroh Ghusniyyah (untuk pengurus Jatman tingkat Kecamatan), sedangkan untuk pengurus Jatman tingkat desa disebut Idaroh Sa’afiyyah.

Peserta Pengajian Jatman Adipala

Sementara KH Abdul Ghofir selaku wakil Katib Syuriyah PCNU Cilacap sekaligus Rais JATMAN Adipala menghimbau kepada semua Jamaah tarekat baik itu Qodiriyah Naqsabandiyah, Syadziliyah, Syatariyah.

“Semua agar bisa mengikuti kegiatan JATMAN Adipala dan mendukung, menghadiri supaya bisa berjalan bergilir setiap rutinan Ahad Pahing keliling keseluruh desa desa yang ada di kecamatan Adipala.” kata KH Abdul Ghofir.

Dalam kesempatan pengajian Jatman Adipala untuk umum ini, KH abdul Ghofir sebagai pembicara pengajian menegaskan bahwa semua ajaran tarekat yang Mu’tabaroh adalah baik dan tidak boleh merasa paling baik karena tujuannya sama, yaitu Wushul Ilallah.

“Tujuan bertarekat agar sampai kepada Allah dan mencari ridha Allah SWT. Karena orang yang sudah mendapat ridha Allah akan mendapatkan kenikmatan di dunia dan akhirat. Jauh dari siksa neraka,” uangkapnya.

Dzikir dan Wirid

Dalam kesempatan tersebut KH Sahal Ghozali memberikan Taushiyah dan membacakan Kitab Aurad Umum untuk bisa menjadi amalan / amaliyah harian.

“Karena kita warga NU adalah pengamal wirid dan doa dari mulai bangun tidur sampai mau tidur lagi. Dan wirid dzikir ini merupakan wujud kita cinta kapada Allah, Rasullullah.” jelasnya

Oleh sebab itu, lanjut KH Sahal Ghozali, kita akan terus menyebut asma Allah (Dzikir), Subhannallah, Alhamdulilah, Laa illaha illallah, Allahu Akbar.

“Apabila kalimat dzikir di sebut maka akan terketuk hati kita dan menimbulkan mahabbah kepada Allah SWT mengharap ridha, hidayah dan pertolongan Nya,” pungkasnya. (Khayaturrohman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button