Menyambut Lahirnya UNU Al Ghazali Cilacap. Gedung Al Ghazali di Komplek Institut Agama Islam Imam Al Ghozali diresmikan untuk menyambut lahirnya Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap. Acara peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI H yang juga Ketua PBNU Kacung Marijan, didampingi Katib Aam PBNU KH Malik Madani, pemimpin pesantren KH Hasbullah Badawi, Wakil Bupati Cilacap Edi Susanto, dan sejumlah pengurus NU dan pejabat pemerintahan setempat.

Kiai Hasbullah Badawi, pengasuh pondok Pesantren Al Ihya Ulumaddin Kesugihan Cilacap, menyatakan bahwa UNU al-Ghazali berkomitmen akan memadukan suasana akademik kampus dengan pesantren. ”Pesantren dan UNU harus dikelola sebagai satu kesatuan yang tak terpisahkan,” tuturnya.

Pesantren al-Ihya’ Ulumaddin terkenal sebagai pesantren tertua dan terbesar di Cilacap. Sejak 1988, pihak pesantren mendirikan  perguruan tinggi bernama Institut Agama Islam Imam Ghozali yang sekarang memiliki tiga fakultas, yaitu dakwah, tarbiyah, dan syari’ah.

Sebelum peresmian, ”Sosialisasi Kurikulum  Nasional 2013” disampaikan Kacung mewakili Mendikbud Muhammad Nuh yang berhalangan hadir. Ia menyampaikan, kurikulum 2013 merupakan upaya perbaikan setelah menelaah sejumlah kekurangan kurikulum yang berlangsung selama ini.

Semangat ”tematik integratif” yang diusung Kemendibud dalam kurikulum baru, kata Kacung, sesungguhnya bukan hal yang baru. Menurut dia, pesantren bahkan sejak lama menerapkan konsep ini. ”Bukan sesuatu yang baru. Ini malah ada di sekolah-sekolah unggulan,” ujarnya.

Kacung mendukung perjuangan pesantren al-Ihya’ Ulumaddin untuk mengembangkan pendidikannya hingga ke jenjang perguruan tinggi. Untuk memperlihatkan negara ini sebagai negara besar di dunia pada peringatan satu abad Indonesia nanti, harus dimulai dari persiapan sumber daya manusia dari sekarang.

Follow, Share and Like:
RSS
Follow by Email
Facebook
Facebook
Google+
Google+
http://pcnucilacap.com/unu-al-ghazali-cilacap/