Pengurus Cabang Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia (LESBUMI) NU Cabang Cilacap, akan mengadakan kegiatan Sarasehan Nguri-uri Kesenian Santri. Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka Harlah ke 92 NU Tingkat Kabupaten Cilacap Tahun 2015 juga dilengkapi dengan Pagelaran Kesenian Pesantren. Demikian dikatakan oleh Badruddin MC, Ketua PC Lesbumi Cilacap.

Badruddin menuturkan latar belakang kegiatan ini dengan mengutip pendapat Gus Dur, bahwa pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam di Indonesia, memiliki keunikan sebagai subkultur, seperti tata nilai, cara dan pandangan hidup, serta hirarki kekuasaan tertentu di antara santri (murid) dan pengasuh (kiai/guru) serta masyarakat di sekitarnya.

Pesantren sangat mungkin menjadi sentral kesenian Islami, selain sebagai pusat pengembangan nilai-nilai kemanusiaan dalam Islam atau seni perdamaian. Bukanlah barang baru dalam dunia pesantren, apabila seni digunakan oleh komunitas pesantren sebagai media pengajaran sejarah, hukum, etika, moral, kesederhanaan, dan kesalehan hidup.

Kesenian yang ditradisikan di pesantren sangat diharapkan sebagai benteng atau filter terhadap seni yang sifatnya hanya mengandalkan estetika saja dan menjauhi etika. Sehingga banyak pelaku kesenian hanya karena popularitas meninggalkan atau lupa terhadap identitasnya sebagai mahluk yang beragama.

Munculnya para sastrawan dan seniman di lingkungan pesantren, merupakan konstibusi yang signifikan  terhadap agama maupun bangsa dan negara. Selain itu kesenian yang tumbuh dan besar di pesantren bisa menjadi jembatan penghubung yang cair untuk silaturahmi secara lebih intens antara pesantren yang satu dengan pesantren yang lain, yang selama ini masih terlihat beku hubungannya.

Maka peran Santri menjadi sangat penting dalam mengimplementasikan kesenian pesantren, karena agama dan seni adalah sesuatu yang tidak terpisahkan dalam hubungannya sebagai salah satu syiar yang bisa dengan mudah diterima.

Kesenian yang telah tumbuh dan ada sejak lama di pesantren, sebenarnya bisa menjadi sarana Santri belajar mengenal identitas dirinya, mengenal identitas orang lain, dan mengenal identitas dunia luar yang lebih luas dan bisa menjadi semangat syiar dalam media yang berbeda dari tradisi syiar yang telah ada.

Semangat berkesenian di pesantren memang perlu diapresiasi sekaligus perlu digarisbawahi. Digarisbawahi, adalah jika semangat berkesenian di pesantren pada akhirnya berpotensi pada keterkungkungan ruang identitas yang sempit di dalam satu bangunan yang terbebas dari interaksi dengan yang lain. Padahal ada pesantren lain yang memiliki banyak kemajuan melalui kesenian yang dikembangkan para santri tanpa sedikitpun meninggalkan identitasnya sebagai lembaga pendidikan Agama.

Maka dari itu melalui kegiatan kesenian yang akan digelar ini, diharapkan tumbuh hubungan yang lebih akrab dan saling mengenal antara santri dengan santri dari pesantren yang berbeda. Dengan saling berinteraksi melalui kesenian ruang pengetahuan baru, akan saling membuka dan mengisi, dan lebih lagi tumbuh kebersamaan dan hubungan antar pesantren semakin erat.

Kegiatan Saresehan dan Pagelaran Kesenian Pesantren ini akan mengambil tema :

“NGURINGURI KESENIAN SANTRI “

Agenda Kegiatan Saresehan dan Pagelaran Kesenian Pesantren

Agenda kegiatan meliputi :

  1. Sarasehan :Sarasehan direncakan pelaksanaannya, pada

Hari                       : Sabtu
Tanggal                 : 25 April 2015
Pukul                      : 09.30 sd. 11.30 WIB
Tempat                  : Pondok Pesantren Al-Firdaus, RT 02/RW 04, Desa Sidamulya Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Mengambil sub tema “Pesantren, Seni dan Dinamisasi Masyarakat” sarasehan akan diisi ceramah dan diskusi dengan menghadirkan 3 narasumber, yaitu :

  1. Achmad Munjid, Ph.D. (Budayawan, dosen UGM Yogyakarta)
  2. Ahmed Shoim El Amin, Lc (PC RMI NU Cilacap)
  3. Ahmad Tohari (Sastrawan)

Sedangkan audiens (peserta) sarasehan sebanyak sekitar 125 orang, akan melibatkan para pengurus MWC NU, Banom NU, pembina kesenian di pesantren, serta peminat seni budaya yang diundang.

  1. Pagelaran Kesenian Pesantren :

Pagelaran Kesenian meliputi :

  1. Pembacaan cerpen karya Achmad Munjid oleh Nasruddin Mudaff;
  2. Pentas Seni Janenan dari Sidareja

pada :

Hari                       : Sabtu
Tanggal                 : 25 April 2015
Pukul                      : 19.00 sd. selesai
Tempat                  : Pondok Pesantren Al-Firdaus, RT 02/RW 04, Desa Sidamulya Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah

 

Follow, Share and Like:
RSS
Follow by Email
Facebook
Facebook
Google+
Google+
http://pcnucilacap.com/sarasehan-lesbumi-nguri-uri-kesenian-santri/