Bagikan dan Rekomendasikan

Prioritas Program NUCare Lazisnu Cilacap  dicanangkan untuk 6 bulan pertama dimulai bulan Agustus 2018. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua LAZISNU Cilacap H Wasbah Samudera Fawaid dalam Rapat Kordinasi dengan PCNU Cilacap, Sabtu, 21 Juli 2018 di Gedung PCNU Cilacap.

Wasbah merincikan Program NUCare Lazisnu Cilacap  yang menjadi prioritas meilputi: pertama, pembenahan majanemen internal dengan konesntrasi peningkatan sistem aplikasi berbasis teknologi informasi dan penyusunan Standard Operating Prosedure.

Kedua, penyusunan buku panduan Zakat Infak dan Sedekah (ZIS) dan Pelatihan Manajemen Pengelolaan ZIS. Ketiga, penyusunan rencana strategis program Lazisnu dan pembentukan alat kelengkapan organisasi Lazisnu termasuk pembentukan Dewan Eksekutif. Ketiga, Silaturrahmi dan rencanaa pembentukan Lazisnu tingkat Majelis Wakil Cabang NU, dan Keempat, pengadaan Ambulance/Mobil Layanan Umat.

Khusus untuk Manajemen Eksekutif, Wasbah menyampaikan bahwa dalam struktur Lazis NU mutlak diperlukan karena mereka adalah pilar yang akan melaksanakan program-program NUCare LazisNU Cilacap. Wasbah menambahkan, pilar ini akan diisi oleh pihak-pihak yang direkrut secara profesional dan kepada mereka akan dibekali menejemen NUCare LazisNU.

Rais Syuriyah PCNU Cilacap KH. Suada Adzkiya menyambut baik dengan Prioritas Program NUCare Lazisnu Cilacap  dicanangkan. Beliau memberikan nasihat agar Prioritas Program NUCare Lazisnu Cilacap  harus bertumpu pada Iktikad Baik.

“Dengan Iktikad baik, dimaksudkan jangan mengutamakan keberhasilan lahiriah, tapi hendaknya juga memprioritaskan kesesuaian dalam prinsip-prinsip Islam tentang Zakat khususunya. Artinya, program Zakat secara komprehensif jangan sampai melanggar aturan yang sudah menjadi ketetapan dalam Fiqih Zakat yang menjadi rujukan Ulama-Ulama Nahdlatul Ulama,” katanya.

Beliau memberi contoh khusus tentang Zakat Profesi, karena hal ini masih menimbulkan pro kontra. Demikian juga dengan Mustahiq golongan “Fi Sabilillah”. Tentang Aamil, jangan dipahami sebagai orang yang bekerja dan mengangkat jabatan untuk dirinya sendiri. Aamil adalah mereka yang diangkat dan ditetapkan oleh Pemerintah.