Pesantren Siap Menampung Pengungsi Rohingya

No comment 142 views

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyiapkan sejumlah pondok pesantren untuk menampung anak-anak pengungsi Rohingya., terutama anak yatim piatu yang kini berada di penampungan Aceh. Ponpes yang sudah menyatakan siap menampung antara lain di Magelang, Malang, Pasuruhan, Bojonegoro, dan Cicurug, Sukabumi. Pengasuhan di pesantren ini rencananya akan dilakukan selama satu tahun sebelum pemerintah mengambil kebijakan lanjutan.

Khofifah menilai, hal ini tidak sulit karena mereka beragama Islam. “Ada 230-an anak yatim Rohingya. Banyak yang yatim, yatim piatu, dan tidak punya keluarga lagi. Total pengungsi sekitar 1.270-an orang,” jelas Khofifah, saat menghadiri khataman di Ponpes Raudhatut Thullab, Tempuran, Kabupaten Magelang, Rabu (27 /5).

Selain ponpes, kata dia, Kementerian Sosial (Kemensos) juga memiliki Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA) yang bisa dimanfaatkan untuk tempat pengasuhan. Saat ini, Kemensos berkoordinasi dengan wapres, menlu dan tim teknis untuk penanganan anak-anak pengungsi.

Mensos memilih pesantren dan panti asuhan agar anak-anak pengungsi menerima recovery psycho social yang komprehensif. “Ssesuai hasil identifikasi kami, mereka yang masih anak- anak dan sebatang kara sama sekali tidak disertai keluarga,” kata Khofifah.

Anak-anak pengungsi Rohingya ini akan lebih dulu melalui proses identifikasi, verifikasi, dan validasi data. Dikatakan ada pengungsi yang keluarganya tercerai berai seperti suami mengungsi di Malaysia, sementara istri di Aceh. “Kami sudah koordinasi dengan Menlu Malaysia untuk menyatukan keluarga-keluarga yang terpisah itu,” katanya.

 

author
Author: 
Admin Website ini adalah seorang Relawan yang berusaha menghadirkan aktifitas Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Cilacap secara Online. Salam Perjuangan untuk Penghidmatan yang Berkelanjutan. Terima kasih atas kunjungan Anda semuanya.

Leave a reply "Pesantren Siap Menampung Pengungsi Rohingya"