KBIH NU (Kelompok Bimbingan Ibahad Haji Nahdlatul Ulama) Kabupaten Cilacap memberangkatkan tidak kurang dari 619 Calon Jamaah Haji tahun 2011/1432 H. Seluruh Calon Jamaah Haji masuk ke Kloter 43 dan 45 embarkasi Adisumarmo Solo. Kloter 43 di bawah Bimbingan KH. Syahid Muhson, sedang Kloter 45 di bawah bimbingan KH. Muhlisuddin Affandi. Seluruh jamaah adalah mereka yang telah megikuti Bimbingan Manasik Haji secara reguler oleh KBIH NU Cilacap beserta pengurus KBIH NU di 5 Distrik se Kabupaten Cilacap.

Inisiatif PCNU Cilacap membentuk Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) adalah untuk membantu melayani warga serta mendampingi mereka yang hendak menunaikan ibadah haji dari tanah air ke tanah suci. Hal ini sekaligus merupakan wujud pelaksanaan amanat dan tanggungjawab NU sebagai organisasi social keagamaan terhadap para jamaah haji Kabupaten Cilacap pada umumnya, dan warga NU pada khususnya.

Sejak dibentuk pada tahun 2003. KBIH NU Cilacap telah memberangkatkan sejumlah 2299 jamaah haji. Dan musim haji tahun 2011 ini memberangkatkan 619 calon jamaah haji. Separuh lebih dari total jumlah jamaah haji yang berupakan kuota untuk Kabupaten Cilacap. Dari tahun- ke tahun, jumlah calon jamaah haji yang tergabung dalam KBIH NU selalu meningkat. Ini patut disyukuri. Sebab, ini menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat kepada KBIH NU sudah semakin meningkat.

Di sisi lain, ini juga bagian dari ihtiar pengurus KBIH NU yang tidak pernah menyerah untuk melayani calon jamaah haji sejak dari rekrutmen atau pendaftaran hingga pelayanan paripurna sepanjang pelaksanaan ibadah haji di tanah suci sampai kembali ke tanah air. Pelayanan kepada para jamaah haji KBIH NU tidak berhenti pada selesainya pelaksanaan Ibadah haji. Mereka dikelompokkan ke dalam JANAH (Jamiiyah Nahdlatul Hujjaj), organisasi alumni jamaah haji KBIH NU untuk tetap bisa menjalin silaturahmi dan komunikasi.

Munculnya JANAH juga merupakan ikhtiar untuk mengembangkan sayap organisasi di masing-masing eks distrik sehingga terbentuk Pengurus KBIH NU distrik se Kabupaten Cilacap. Ini juga merupakan ihtiar mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. JANAH juga dibentuk untuk mebantu membangun pondasi struktur pengurus yang ada sebagai media untuk mendekatkan jamaah haji dengan Nahdlatul ulama baik secara structural maupun cultural. Dengan demikian, KBIH NU dan NU menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam setiap kegiatannya untuk membantu meujudkan cita-cita para pendiri Nahdlatul Ulama