CILACAP – Panitia Harlah ke 87 Nahdlatul Ulama yang dibentuk berdasarkan Surat Keputusan PCNU Kabupaten Cilacap Nomor : 226/PC.11.34/K.A/VI/2010 mengadakan kegiatan peringatan secara semarak di Gedung Tennis Indoor Cilacap dengan mengambil tema ”BERSAMA NAHDLATUL ULAMA UNTUK UMAT”, kegiatan tersebut dilaksanakan hari Sabtu tanggal 27 Rajab 1431 H / 10 Juli 2010 M. Drs. H. Imam Tobroni, MM, selaku Ketua Panitia mengatakan bahwa Nahdlatul Ulama akan selalu melakukan upaya yang lebih konkret untuk kepentingan umat dan yang lebih substansial lagi Nahdlatul Ulama untuk masa yang akan datang harus dapat memberikan konstribusi dalam kegiatan masyarakat yang lebih nyata.
Nahdlatul Ulama akan meningkatkan peranannya dalam berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan dan pertanian. Ketua Panitia juga menyampaikan argumentasinya, Nahdlatul Ulama bukan sebuah organisasi yang bergerak dalam ranah politik praktis, oleh karenanya Nahdlatul Ulama lebih mengedepankan peran diniyah ijtima’iyah agar kegiatan yang berkaitan dengan kepentingan umat lebih mendapat perhatian yang serius secara maksimal. Sambutan dalam kegiatan Harlah ke 87 Nahdlatul Ulama, juga disampaikan oleh Ketua Tim Pengarah KH. Suhud Muchson LC dan Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Cilacap KH Maslakhudin.
Pelaksanaan Harlah ke 87 Nahdlatul Ulama tersebut dihadiri sekitar 3.500 warga Nahdlatul Ulama, juga berkenan hadir Plt. Bupati Cilacap H. Tatto Suwarto Pamuji, yang mengharapkan dalam sambutannya agar warga Nahdlatul Ulama di Cilacap lebih solid dalam melangkah dan dapat meningkatkan taraf kehidupan yang lebih baik dalam berbagai sektor kehidupan serta selalu menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia. Juga warga Nahdlatul Ulama yang hadir dengan antusias memperhatikan pengarahan dari Prof. DR. KH. Maksum Mahfudz MSc, selaku Ketua PBNU yang hadir di tengah-tengah warganya. Beliau mengatakan ”Nahdlatul Ulama ke depan harus melakukan upaya-upaya yang lebih konkret untuk kepentingan umatnya dengan mengambil berbagai aspek yang dapat meningkatkan kepentingan dan kesejahteraan warga Nahdlatul Ulama, antara lain untuk lebih memajukan aspek pertanian, perkebunan dan perikanan,” jelas Ketua PBNU yang juga Pakar Ilmu Pertanian dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.
Pada puncak Harlah ke 87 Nahdlatul Ulama tersebut juga diadakan kegiatan (amaliyah) Istighotsah sebagai ciri khas amalan dan ajaran ahlu sunnah wal jamaah yang dipimpim oleh 9 (sembilan) Kyai Sepuh di Cilacap, kegiatan donor darah bekerja sama dengan PMI Kabupaten Cilacap serta Pencanangan Gerakan Wakaf. Pada hari dilaksanakan kegiatan tersebut mendapatkan 16 (enam belas) kantong darah dan Rp. 16.125.000,- (enam belas juta seratus dua puluh lima ribu rupiah) dari warga yang mewakafkan sebagian harta miliknya.
Perlu diketahui Pencanangan Gerakan Wakaf telah dilaksanakan kurang lebih satu bulan sebelumnya dengan mendistribusikan SYAHADAH WAKAF kepada warga Nahdlatul Ulama melalui MWC NU dan Ranting NU di seluruh Kabupaten Cilacap, yang diharapkan dari hasil Gerakan Wakaf tersebut dialokasikan untuk perluasan tanah di Kantor PCNU Kabupaten Cilacap Jl. Kalisabuk Km. 15 Kesugihan – Cilacap.
Pihak panitia dalam kegiatan Harlah ke 87 Nahdlatul Ulama dimaksud, mendatangkan penceramah KH. Syarif Rahmat SQ dari Jakarta. Acara berlangsung khitmad dan lancar serta antusias dari warga Nahdlatul Ulama yang hadir sangat memberikan arti positif untuk lebih menentukan arah dan keberadaan Nahdlatul Ulama sebagai organisasi terbesar dalam memberikan sumbangsih kepada Bangsa dan Negara ini. Semoga bermanfaat. (RBR)
Pelaksanaan Harlah ke 87 Nahdlatul Ulama tersebut dihadiri sekitar 3.500 warga Nahdlatul Ulama, juga berkenan hadir Plt. Bupati Cilacap H. Tatto Suwarto Pamuji, yang mengharapkan dalam sambutannya agar warga Nahdlatul Ulama di Cilacap lebih solid dalam melangkah dan dapat meningkatkan taraf kehidupan yang lebih baik dalam berbagai sektor kehidupan serta selalu menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia. Juga warga Nahdlatul Ulama yang hadir dengan antusias memperhatikan pengarahan dari Prof. DR. KH. Maksum Mahfudz MSc, selaku Ketua PBNU yang hadir di tengah-tengah warganya. Beliau mengatakan ”Nahdlatul Ulama ke depan harus melakukan upaya-upaya yang lebih konkret untuk kepentingan umatnya dengan mengambil berbagai aspek yang dapat meningkatkan kepentingan dan kesejahteraan warga Nahdlatul Ulama, antara lain untuk lebih memajukan aspek pertanian, perkebunan dan perikanan,” jelas Ketua PBNU yang juga Pakar Ilmu Pertanian dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.
Pada puncak Harlah ke 87 Nahdlatul Ulama tersebut juga diadakan kegiatan (amaliyah) Istighotsah sebagai ciri khas amalan dan ajaran ahlu sunnah wal jamaah yang dipimpim oleh 9 (sembilan) Kyai Sepuh di Cilacap, kegiatan donor darah bekerja sama dengan PMI Kabupaten Cilacap serta Pencanangan Gerakan Wakaf. Pada hari dilaksanakan kegiatan tersebut mendapatkan 16 (enam belas) kantong darah dan Rp. 16.125.000,- (enam belas juta seratus dua puluh lima ribu rupiah) dari warga yang mewakafkan sebagian harta miliknya.
Perlu diketahui Pencanangan Gerakan Wakaf telah dilaksanakan kurang lebih satu bulan sebelumnya dengan mendistribusikan SYAHADAH WAKAF kepada warga Nahdlatul Ulama melalui MWC NU dan Ranting NU di seluruh Kabupaten Cilacap, yang diharapkan dari hasil Gerakan Wakaf tersebut dialokasikan untuk perluasan tanah di Kantor PCNU Kabupaten Cilacap Jl. Kalisabuk Km. 15 Kesugihan – Cilacap.
Pihak panitia dalam kegiatan Harlah ke 87 Nahdlatul Ulama dimaksud, mendatangkan penceramah KH. Syarif Rahmat SQ dari Jakarta. Acara berlangsung khitmad dan lancar serta antusias dari warga Nahdlatul Ulama yang hadir sangat memberikan arti positif untuk lebih menentukan arah dan keberadaan Nahdlatul Ulama sebagai organisasi terbesar dalam memberikan sumbangsih kepada Bangsa dan Negara ini. Semoga bermanfaat. (RBR)














