
Makassar - Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi dalam laporan pertanggungjawabannya (LPJ) sebagai pengurus PBNU menjelaskan posisi NU dari sejak lahir sampai sekarang. Lahirnya NU tidak lepas dari gerakan yang ingin mengubah tradisi dan ideoligi yang selama ini ada di Indonesia.
"Di awal abad ke-20, misalnya di Arab Saudi berkembang faham Wahabisme yang dalam beberapa hal berbeda dengan faham Ahlu Sunnah Waljamaah yang dianut NU. Wahabisme melakukan gerakan, apa yang disebut sebagai pemurnian dan ingin mengembalikan Islam kepada ajaran aslinya," kata Hasyim.
Hasyim menyampaikan itu didepan ribuan peserta Muktamar NU ke-32 di aula Asrama Haji Embarkasi Sudiang, Makassar, Rabu (24/3/2010) malam ini.