Bagikan dan Rekomendasikan

Konfercab NU Cilacap. Wilayah Eks Kotip Cilacap akan menjadi tuan rumah Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama (Konfercab NU) Kabupaten Cilacap yang akan digelar di akhir tahun 2012 ini. Demikian antara lain Rekomendasi bidang Organisasi dalam Muskercab NU ke-2 yang digelar di Gedung MAN Cilacap (11/4). Wilayah eks Kotip Cilacap dimaksud meliputi MWCNU Cilacap Selatan, MWCNU Cilacap Tengah, MWCNU Cilacap Utara, MWCNU Jeruklegi. Peserta Muskercab mengajukan beberapa pilihan tempat; antara lain Pondok Pesantren Al Ihya Ulumaddin Kebon Baru, Pondok Pesantren Roudhotul Qur’an dan Gedung SMK Makmur. Adapun waktu penyelenggaraannya masih harus menunggu proses persiapan lebih lanjut.

Muskercab melihat bahwa, secara kontinyu, NU harus mencoba untuk meneladani dan tunduk kepada aturan main dan mekanisme organisasi, khususnya menyangkut aspek legal-formal-organisatoris. Kepengurusan PCNU Cilacap masa hidmah 2007-2012 akan berakhir pada tanggal 7 Nopember 2012 (sesuai dengan SK Pengurus Besar Nahdlatul Ulama). Itu artinya, di paruh ke dua tahun 2012, Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama  harus sudah dipersiapkan secara tehnis kepenyelenggaraannya.

R.B. Ridlwan, Ketua MWCNU Cilacap Selatan menyambut baik rencana tersebut. ” Penyelenggaraan Konfercab NU 2012 ini merupakan tantangan bagi Kami di wilayah Eks Kotip Cilacap. Banyak hal yang bisa dimulai. Dan Kami harus ikut menyiapkan segala sesuatunya sejak sekarang,” katanya.

Penguatan Kelembagaan

Muskercab juga merekomendasikan ; agar Organisasi NU Kabupaten Cilacap dan perangkatnya di semua tingkatan bisa dimulai dengan menggali kemudian menerapkan prinsip-prinsip penguatan dan penataan kelembagaan organisasi NU beserta strategi pelaksanaannya; memetakan pelaksanaan penguatan dan penataan Organisasi NU dengan formulasi yang aplicable, sesuai aturan main dan bisa dipertanggungjawabkan.

Hal itu didasarkan pada kehendak bahwa kondisi Organisasi Nahdlatul Ulama Kabupaten Cilacap harus menjadi Organisasi yang kuat dengan segala  potensi yang dimilikinya sehingga mampu mampu berkompetisi secara sehat dalam menjawab tantangan pelayanan kebutuhan umat. Penguatan dan Penataan Kelembagaan kemudian mutlak diperlukan.  Penguatan dan Penataan Kelembagaan dikandung maksud sebagai proses-aktif terus menerus antar komponen terkait dengan mengupayakan perbaikan demi perbaikan kelembagaan untuk mendukung tercapainya cita-cita organisasi.