As’ad Said Ali Siap Sebagai Calon Ketua Umum PBNU

No comment 89 views

Wakil Ketua Umum PBNU As’ad Said Ali menyatkan siap mengemban amanat muktamirin sebagai calon ketua umum PBNU. Dia juga menawarkan tiga program strategis, yakni revitalisasi kelembagaan NU, membangun kemandirian NU, dan ketiga revitalisasi peran NU. ‘’Saat ini peran NU masih lemah. Secara politik, misalnya, karena NU belum kuat, maka cukup puas hanya diberi menteri-menteri pinggiran,’’ ujar As’ad saat menggelar silaturahmi dengan 39 PCNU se-Jatim, Sabtu (25/7). Alumnus Pondok Krapyak Yogyakarta ini sebelumnya tak berminat tampil sebagai calon ketua umum.

Namun dalam perkembangannya, banyak kiai yang mendorongnya maju. Karena itu, mantan wakil kepala BIN ini menyatakan sanggup menjadi calon ketua umum. Dalam acara silaturahmi As’ad dengan 39 PCNU se-Jatim itu dihadiri 50% ketua tanfidziah dan sisanya perwakilan.

‘’Awalnya, saya mengatakan kepada Ketua PBNU Kiai Said Aqil Siradj tidak maju. Namun setelah sowan ke beberapa kiai, banyak yang minta agar saya maju saja. Akhirnya saya siap maju,” ujarnya. As’ad juga membantah tampil sebagai calon ketua umum PBNU karena gagal jadi kepala BIN.

Dia mengaku tak pernah mengajukan diri sebagai calon kepala BIN kepada Presiden Jokowi. ‘’Saya bertemu Presiden Jokowi. Saya hanya diminta saran siapa yang pantas menjadi kepala BIN, bukan mengajukan ajukan diri atau ditawari presiden,’’ tandasnya.

Untuk membangun dukungan merebut posisi ketua umum PBNU, dia mengaku telah bersilaturahmi dengan pengurus cabang NU di luar Jawa, seperti di Aceh, Sulawesi, dan Kalimantan. Acara meraih dukungan juga dilakukan As’ad Said dengan bertemu alim ulama NU dari berbagai daerah di Jawa Tengah dalam halalbihalal di Pesantren Salafiyyah Kajen, Pati, kemarin.

Sebelum pertemuan, As’ad sowan kepada ulama di Kajen, baik yang masih hidup maupun telah meninggal. Karena itu, dia berziarah ke makam ulama besar Kajen, yakni Syekh Ahmad Mutamakkin dan KH MA Sahal Mahfudh. Kebetulan, makam dua ulama tersebut berada dalam satu kompleks di Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso.

As’ad didampingi sejumlah kiai sepuh Kajen, antara lain KH Muadz Thohir (pengasuh Pesantren Raudloh at-Thohiriyyah Kajen), KH Ubaidillah Wahab, KH Asmu’i, KH Ulil Bizawie (pengasuh Pesantren Salafiyyah Kajen). ‘’Kiai Sahal merupakan Kiai sekaligus guru yang saya hormati. Beliaulah yang menginspirasi saya agar berjuang sekaligus mengabdi dalam NU.

Berkat doa dan dukungan kiai sepuh, saya siap jadi penjaga dan penggerak NU,’’ungkapnya. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan silaturahmi dan halalbihalal bersama alim ulama serta PCNU se-Jawa Tengah.

Acara dihadiri sebagian besar dari 35 wakil pimpinan cabang (PC), dan sejumlah PWNU Jawa Tengah. Rais Syuriah PWNU Kiai Ubaidillah Shodaqoh dan jajaran pengurus Syuriah hadir dalam kesempatan ini.

Dalam kesempatan itu, As’ad kembali menegaskan, ingin menguatkan fondasi Nahdlatul Ulama, baik dalam kaderisasi, struktur organisasi, maupun konsolidasi jaringan.

author
Author: 
Admin Website ini adalah seorang Relawan yang berusaha menghadirkan aktifitas Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Cilacap secara Online. Salam Perjuangan untuk Penghidmatan yang Berkelanjutan. Terima kasih atas kunjungan Anda semuanya.

Leave a reply "As’ad Said Ali Siap Sebagai Calon Ketua Umum PBNU"