Sebelum diselenggarakannya Muktamar Thariqah ke XI di Malang Jawa Timur, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pernah menyelenggarakan Multaqos-Shufi Al Alamy, yaitu Forum Pertemuan Para Sufi dan Mursyid Thariqah se Dunia dalam rangkaian Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke 85 beberapa waktu yang lalu. Pertemuan tersebut kemudian menghasilkan apa yang dikenal sebagai “Deklarasi Multaqos Shufi”. Berikut ini Naskah selengkapnya 5 butir “Deklarasi Multaqos Shufi / Forum Sufi Se Dunia”;
Selanjutnya » »
Tidak semua aliran Thariqah diakui keabsahannya oleh Nahdlatul Ulama (NU). Setidaknya ada 45 Thariqah NU yang berstandar, yakni Thariqah yang Mu’tabarah. Hanya mereka yang memenuhi standar saja yang diperkenankan masuk menjadi Banom NU dalam JATMAN, Jamiyyah Ahluth Thariqah Al Mu’tabarah Al Nahdliyyah. Seperti apa standar Thariqah versi NU? KH Aziz Masyhuri, pengasuh Pondok Pesantren Al-Aziziyah Denanyar pernah melakukan penelitian tentang aliran Thariqah di Indonesia. Kesimpulan yang didapat; keberadaan Thariqah di tanah air ini ada sekitar ribuan. Jumlah itu dianggap wajar seiring dengan dinamika yang mengelilinginya.
Selanjutnya » »
Innalilahi Wainnailaihi Rojiun. Gus Munif atau KH. Munif Djazuli wafat. Keluarga besar Nahdlatul Ulama kembali kehilangan tokoh terbaiknya. Berita duka kKali ini dari Pondok Pesantren Al Falah, Ploso, Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. KH. Munif Djazuli yang menjadi pengasuh Pesantren Queen Al Falah, Senin (30/1) malam berpulang ke Rahmatullah. Gus Munif, demikian KH. Munif Djazuli biasa disapa dalam kesehariannya, meninggal dunia pada pukul 22.45 WIB, setelah sebelumnya sempat menjalani perawatan intensif di IRD RSU Dr. Soetomo, Surabaya. Almarhum yang merupakan adik kaandung KH. Hamim Djazuli atau akrab disapa Gus Miek, tokoh sentral pendiri jamaah dzikrul ghofilin, Insya Allah akan dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga di Ploso, Mojo, Selasa (31/1) pukul 10.00 WIB.
Selanjutnya » »
‘Iqdul Jawahir berarti Untaian Mutiara. Kitab yang menggambarkan Cinta dan berisi Kisah Maulid /Kelahiran Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi Wasallam Karya Syekh Ja’far ibn Hasan ibn Abdul Karim ibn Muhammad al-Barzanji seorang sufi dan mufti di kalangan syafi’iyyah asal Madinah.Sebutan Albarzanji sebagai nama marga bagi penulisnya, jauh lebih terkenal dibandingkan dengan nama kitab itu sendiri yaitu ‘Iqdul Jawahir. Kitab ini selalu dibaca oleh umat Islam Nusantara, khususnya ketika dibarengkan dengan Peringatan Maulid Nabi dari perkotaan hingga pelosok desa. Lantas Siapa Al Barzanji itu, Mengapa dia harus menulis Kitab ‘Iqdul Jawahir? Bagaimana sejarah dan hubungannya dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi Wasallam ?
Selanjutnya » »
Menurut saya, asal perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, yaitu manusia berkumpul, membaca al-Qur’an dan kisah-kisah teladan Nabi SAW sejak kelahirannya sampai perjalanan hidupnya. Kemudian dihidangkan makanan yang dinikmati bersama, setelah itu mereka pulang. Hanya itu yang dilakukan, tidak lebih. Semua itu tergolong bid’ah hasanah (sesuatu yang baik). Orang yang melakukannya diberi pahala karena mengagungkan derajat Nabi SAW, menampakkan suka cita dan kegembiraan atas kelahiran Nabi Muhamad SAW yang mulia. (Imam As Suyuthi, Al- Hawi Lil-Fatawa, juz I, h. 251-252).
Selanjutnya » »
Page 1 of 1212345...10...»Last »
|
|
AGENDA KEGIATAN
|
KOMENTAR